Herpes

Herpes disebabkan oleh infeksi virus Varisela zoster yang menyerang kulit. Infeksi awal herpes terjadi di susunan saraf tepi, kemudian timbul kelainan kulit yang lokasinya setingkat dengan daerah persyaratan yang terinfeksi. Penyakit herpes tergolong menular karena disebabkan oleh virus yang penularannya tergantung daya tahan tubuh manusia, bila daya tahan tubuh baik, maka tidak mudah tertular dan sebaliknya maka mudah sekali penularan herpes melalui kontak langsung maupun tidak langsung.

Daerah yang paling sering terserang herpes adalah daerah dada ( thorakal ). Jika lokasi pada daerah mata akan terjadi kelainan dan penurunan fungsi mata serta kelainan kulit pada daerah persyarafannya. Untuk lokasi infeksi pada wajah akan timbul gejala yang disebut dengan Sindrom Ramsay Hunt yang terjadi akibat gangguan syaraf wajah dan telinga yang memberikan gejala tidak berfungsinya otot muka ( Paralisis Bell )gejala lain yaitu tinnitus ( telinga berdenging ), vertigo ( kepala pusingserasa berputar – putar ), gangguan pendengaran, mual, gangguan pengecapan dan kelainan kulit yang ditimbulkan sesuai tingkat persyarafan yang terinfeksi.

Gejala awal yang sering dikeluhkan penderita herpes yaitu demam, pusing dan lemah, disertai gejala local pada kulit yang terinfeksi seperti nyeri otot dan tulang, gatal dan pegal.

Gejala lanjutan timbul eritema ( bercak merah pada kulit )yang dalam waktu singkat akan menjadi vesikel ( Bintil kecil berisi cairan )yang berkelompok dan dapat membesar yang disebut bula dengan dasar kulit yang merah dan bengkak. Vesikel yang awalnya berisi cairan jernih kemudian berubahmenjadi abu – abu ( keruh ) dan terkadang mengandung darah.

Selain gejala kulit sering dijumpai pembesaran kelenjar getah bening sesuai tempat persyarafan lokasi yang terinfeksi. Terdapat hiperestesi ( sensitive dan nyeri ) pada daerah kulit yang terkena. Keluhan penderita herpes tidak berhenti sampai disini saja, setelah masa penyembuhanakan timbul Neuralgia pasca herpetika yaitu rasa nyeri yang timbul pada daerah bekas penyembuhan dan berlangsung sampai beberapa bulan bahkan bertahun – tahun dengan gradasi nyeri bervariasi dalam kehidupan sehari – hari dan cenderung dijumpai penderita dengan usia diatas 40 tahun.

Pengobatan herpes bervariasi tergantung lokasi, keluhan penderita, kondisi daya tahan tubuh, serta komplikasi yang menyertai. Jika terkena herpes sesegera mungkin mendapat penanganan medis mengingat komplikasi yang ditimbulkan bisa berakibatfatal.

Upaya penanggulangan herpes dengan senantiasa menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan, konsumsi makanan sehat bervitamin dan yang terpenting jika hidup berdekatan dengan penderita harus cukup makanan bergizi, jaga jarakdengan penderita serta mengkonsumsi vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuhagar tidak tertular mengingat herpes tingkat penularannya sangat tinggi.

Leave a Reply