Hidrosefalus

Hidrosefalus berasal dari bahasa latin “hydro”berarti air dan “cephalus” berarti kepala, secara singkat artinya “airdi dalam kepala”. Hidrosefalus pertama kali dijelaskan oleh ilmuwan dari Yunani bernama Hippocrates. Penderita hidrosefalus memiliki kelainan cairancerebrospinal (CSF) di dalam ventricles atau selaput otak. Hal ini menyebabkan meningkatnya tekanan pada intracranial dalam tengkorak serta menyebabkan kepala menjadi membesar dan cacat mental,dalam kasus yang berat dapat menyebabkan kematian.

Hidrosefalus menyumbat aliran cairan cerebrospinal di dalam ventricles atau disubarachnoid. Secara normal cairan tersebut seharusnya mengalir melalui ventrikel dan keluar dari sisterna (penampungan kecil) yang terletak di dasar otak. Cairan tersebut berfungsi menyalurkan makanan dan membuang sisa hasil metabolisme dari otak melalui pembuluh darah Selain hydrocephalus disebabkan oleh masalah tersebut, penyakit ini juga disebabkan oleh adanya produksi berlebihan CSF ( cairan otak ) karena kelainan sejak lahir atau juga karena adanya benturan dan infeksi pada kepala.

Dari catatan dunia kesehatan hidrosefalus terjadi setiap 500 angka kelahiran. Lebih sering dari pada kelainan pendengaran atau cacat mental. Saat ini diperkirakan 700,000 anak dan orang dewasa menderita hydrocephalus, dan merupakan kasus terbanyak perlakuan operasi otak pada anak di Amerika Serikat.Deteksi dini hidrosefalus akan memperbesar penderitanya untuk normal kembali terutama pada anak – anak.

Gejala – gejala hidrosefalus pada bayi :

Pada bayi khususnya dibawah usia satu tahun, terjadinya hidrosefalus ditandaidengan membesarnya kepala karena tulang tengkorak bayi sebelum satu tahun belummenyatu, selain itu di ikuti dengan tanda – tanda sebagai berikut :

  • Tulang tengkorak membesar
  • Terdapat semacam celah antar tulang tengkorak
  • Diameter kepala perlahan – lahan mulai membesar
  • Pembuluh darah membesar
  • Bola mata terlihat seperti turun dari kelopak mata
  • Mengalami muntah,kejang dan kurang aktif serta rewel
  • Pertumbuhan lebih lambat dari anak seusianya
  • Gangguan keseimbangan dan gerak
  • Juling

Jika terdapat tanda – tandai tersebut diatas sebaiknya cepat dilakukan pemeriksaan pada anak untuk segera diberikan langkah penyembuhan. Proses penyembuhan hidrosefalus disesuaikan dengan usia penderita dan penyebab terjadinya : karena sumbatan, produksi cairan otak berlebihan atau penyebablainnya.

Untuk mengatasi kelebihan cairan ini dilakukan pembuatan saluran pembuangandengan memasang selang ( kateter ) ke dalam saluran cairan otak ( ventrikel ) yang terhubung dengan rongga perut, rongga jantung atau ruang disekitar paru – paru sehingga cairan mudah diserap pembuluh darah. Pembuangan cairan ini diatur dengan sedemikian rupa dengan katup pada sistemnya untuk mengontrol agar tidak terjadi kekurangan maupun kelebihan cairan. Cara seperti ini merupakan yang paling efektif untuk penderita hidrosefalus, tapi tetap saja ada kemungkinan gagal dan infeksi.

Ventrikulektomi Penyembuhan lainnya adalah dengan melakukan pembedahan dengan membuat semacam saluran untuk mengeluarkan cairan otak di ventrikel. Cara ini memiliki tingkat keberhasilan yang lebih tinggi dibandingkan dengan memasang kateter seperti tersebut diatas dan lebih aman dari infeksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *