PSEUDOMENSTRUASI

Pseudomenstruasi dalam istilah medis merupakan menstruasi semu yang terjadi hanya satu siklus padawaktu bayi berjenis kelamin perempuan lahir dan tidak akan terulang pada periode berikutnya.

Pseudomenstruasi pada bayi yang baru lahir ditandai dengan adanya cairan putih kental dari alat kelamin yang disertai dengan darah segar seperti menstruasi pada masa pubertas.

Pseudomenstruasi berkaitan dengan pengaruh hormonal dari ibu yang diberikan pada bayi sejak dalam periode kehamilan melalui tali pusat sebagi penghubung ibu dan anak secara emosional dan nutrisional. Ketika bayi lahir tali pusat dipotong yang mengakibatkan pengaruh hormonal dari ibu berangsur – angsur menurun sehingga muncul gejala keputihan disertai keluar darah segar yang menyerupai menstruasi. Pseudomenstruasi tidak terjadi pada semua bayi perempuan karena tergantung dari jumlah hormon ibu yang ditransfer kepada bayi selama periode kehamilan.

Proses pseudomenstruasi akan berhenti dengan sendirinya dalam waktu kurang dari tujuh hari meskipun tanpa dilakukan tindakan medis apapun. Selama terjadi pseudomenstruasi sebaiknya tidak memberikan bedak pada permukaan alat kelaminuntuk mengurangi iritasi dengan tujuan agar bayi tidak mengalami kegatalan karena bedak dapat menggumpal pada permukaan yang lembab dan jika tercampurdengan sekret yang keluar dari alat kelamin bayi sehingga justru dapat memicu terjadi infeksi oleh jamur atau bakteri. Jika kondisi pseudomenstruasi padabayi berlangsung lebih dari kurun waktu tujuh hari disarankan segera konsultasikepada dokter untuk memastikan ada/tidak kelainan yang berkaitan dengan fungsi sistem hormonal, terutama bila disertai dengan penurunan metabolisme tubuhbayi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *