Padi

Merupakan makanan pokok di wilayah Asia khususnyaIndonesia. Tanaman padi menghendaki struktur tanah yang basah dengan kandungan liat minimal 20%, derajat keasaman tanah antara 4 – 7 dan memiliki ketebalan solum antara 18 – 22 cm. Padi umumnya ditanam di daerah dengan ketinggian 0 – 1500 m dari permukaan laut dan cukup disinari oleh cahaya matahari penuh, suhu udara antara 19 – 27°C. Tanaman ini cukup mudah untuk ditanam di daerah tropis seperti Indonesia.

Proses Penyiapan Benih dan Penyiapan Lahan Pertanian

Penyiapan Benih 

Benih sebaiknya direndam dalam air garam (200 gram garam/liter air), benih yang mengambang dibuang. Benih yang bagus ditiriskan, dicuci lalu direndam dalam air bersih selama 24 jam. Air rendaman diganti setiap 12 jam. Benih kemudian diperam menggunakan karung basah selama 24 jam. Bakal lembaga akan muncul berupa bintik putih pada bagian ujungnya. Hal ini menunjukkan benih siap untuk disemai. Selanjutnya penebaran benih dilakukan merata di atas bedengan dan diberikan sedikit sekam sisa penggilingan padi atau jerami di atas benih yang sudah disebar.

Penyiapan Lahan

Waktu pengolahan tanah sebaiknya dilakukan minimal 4 minggu sebelum penanaman dengan pembajakan, garu, dan perataan tanah. Sebelum diolah, tanah terlebih dahulu digenangi air sekitar 7 hari. Pada tanah ringan, pengolahan tanah cukup dengan 1 kali bajak dan 2 kali garu, lau dilakukan perataan. Tetapi pada tanah berat, dilakukan 2 kali bajak dan 2 kali garu, kemudian diratakan dengan kedalaman lapisan olah antara 15 – 20 cm.

Penanaman

Jarak tanam yang dianjurkan adalah 25 cm x 25 cm atau 30 cm x 15 cm, atau jarak tanam jejer legowo 40 cm x 20 cm x 12,5 cm.

Varietas padi yang banyak digunakan saat ini berasal dari silangan IRRI atau silangan dalam negeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *